Konon, salah satu ciri blogging experience itu ialah commenting system. Karenanya wajar kalau selain me-link ke entri blog, blogger juga “gemar” merujuk (me-link) ke suatu komentar. Apalagi kalau komentar itu lumayan panjang berisi atau memang terlalu inspiratif dan bermanfaat atau karena alasan lainnya, he..he…

Sebelum dilanjut, maaf-maaf kalau entri ini menjadi basbang tiada duanya. (Seolah) melegitimasi kebasbangan, sreenshoot-pun ditiadakan.. *halah apaan siii*

AFAIK, di (setiap blog yang powered by) WordPress itu, tepatnya di template comments.php, setiap komentar itu memiliki ID yang unik dan juga permalink (taut perma) tersendiri.

Biasanya, sekali lagi biasanya, theme-theme yang ada, melekatkan permalink itu pada tanggal dan waktu komentar. Periksa saja keterangan tanggal dan waktu  yang ada di setiap komentar. Hampir bisa dipastikan di tanggal dan waktu tersebut ada link yang bisa diklik.

Jadi, ya, untuk merujuk ke suatu komentar tertentu itu cukup dengan me-link ke permalink tersebut.

Hasilnya bisa diamati pada post-slug atau URL post yang akan berubah. Biasanya ada tambahan #comment-123 (inilah ID Komentar itu, untuk  menunjukkan komentar ke-123 di suatu blog).

Bahkan untuk blog yang theme-nya tidak menampilkan permalink komentar sekalipun, apa yang disebut permalink itu masih bisa dilacak. Cukup buka page source (Di Mozilla Firefox caranya dengan Ctrl+U). Lalu cari (Ctrl+F) komentar dimaksud. Dan temukan ID komentarnya. Terakhir, tinggal tambahkan pada bagian ujung URL post terkait (setelah tanda slash “/”).

Semoga bermanfaat. Selamat merujuk komentar…


Leave a Comment