Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘online’

Apakah e-learning itu sesuatu yang kelewat mewah? Atau terlampau susah? Yang jelas, kalau tak hati-hati, bisa juga terjebak salah kaprah. Padahal kalau nyentil soal global warming, e-learning dapat menyumbang budaya paperless sebagai “efek samping”. Belum lagi urusan universitas dan ranking, Webometrics ternyata “makin menjadi” alat ukur penting. Trio atau “tiga simpul” dimaksud ialah:

”Tepatnya” sih 4.850 rupiah. Ya, Rp 145.000 perbulan itu (lebih kurang) sama dengan Rp 4.850 perhari, atau tidak sampai seharga satu piring nasi padang. Dan angka 4.850 itu bukan angka fiktif! So, apanya yang Benul?

Ada beberapa nama domain yang sepertinya ”berhasil” eksis setelah nama sejenis ”eksis” lebih dulu. Nama domain dimaksud hadir dengan menambahkan kata-kata tertentu yang berkaitan dengan dunia maya. Kata-kata yang dimaksud (beserta contohnya) yaitu:

Bisa jadi, ini bisa jadi lho ya, ketika suatu nama domain disingkat atau dikenal cukup dengan initialism-nya), itu tandanya ia sudah mengakar kuat. Sehingga tak lagi khawatir target pengunjung akan tersesat. Contohnya saja WP.com ialah WordPress.com, IKC ialah IlmuKomputer.com. Meskipun tak langsung merujuk ke nama domain, ada juga IoL (Islam Online), KCM (Kompas Cyber Media), [...]





Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.